Satpol PP beserta UPIKA Kecamatan Bantan Melakukan Himbauan Dan Sosialisasi Terkait produk Ikan Kale

Foto untuk : Satpol PP beserta UPIKA Kecamatan Bantan Melakukan Himbauan Dan Sosialisasi Terkait produk Ikan Kale

BANTAN – Kantor Camat Bantan melalui Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Teddy Nofrianto, S.IP, M.IP beserta anggota Satpol PP Kecamatan Bantan didampingi oleh Polsek Bantan dalam hal ini diwakili oleh Kanit Reskrim Iptu Gunawan, SH beserta anggota dan juga dari UPT Puskesmas Bantan dan UPT Disperindag Kecamatan Bantan, melakukan himbauan dan Sosialisasi kepada pelaku usaha ( pemilik kedai/toko) yang menjual produk ikan makarel kaleng diwilayah Kecamatan Bantan agar tidak memperjual belikan kepada masyarakat produk yang di indikasi mengandung parasit cacing, dan memberikan himbauan juga kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi produk ikan makarel kaleng tersebut guna untuk menghindari hal-hal yang berdampak terhadap kesehatan, Kegiatan tersebut berawal dari desa Bantan Tua hingga berakhir di desa Selatbaru ibukota Kecamatan Bantan Rabu pagi (18/4/2018).

Himbauan dilakukan sehubungan dengan menindaklanjuti surat dari Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau terkait ditemukannya parasit cacing pada produk ikan makarel kaleng serta hasil pengujian yang telah dilakukan oleh Badan POM RI terhadap sampling dan pengujian produk ikan makarel dalam kaleng pada tanggal 28 Maret 2018, Yang menyebutkan bahwa dari 66 merek yang dilakukan pengujian, terdapat 27 merek positif mengandung parasit cacing. Sebagaimana yang disebutkan yaitu ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, DR Fish, Farmejack, Flesta Seafood, Gaga, Hoki, Hosen, IQ, King,s Fisher, Jojo, LSC, Maya, Nago/Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Semplo, TLC, dan TSC. (Sumber : Lampiran penjelasan Badan POM RI tentang perkembangan temuan cacing pada produk ikan kaleng tanggal 28 Maret 2018, untuk informasi detail produk dapat dilihat di alamat : http://www.pom.go.id ).


Download

Garifk Penduduk